Tumpukan Sampah di Jalan Affandi Jogja Belum Hilang, DLH Bilang Begini

Struktur Organisasi

Masih banyak tumpukan sampah yang menggunung di taman pembatas Jalan Affandi, Demangan, Kota Jogja. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja berdalih bahwa sampah tersebut diambil setiap hari, tapi masih sulit untuk mengatasi masalah ini. Perlu ada upaya bersama untuk mengurangi jumlah sampah dan menjaga kebersihan lingkungan kita.

Saat ini, di lokasi yang kami amati di detikJogja, terdapat tumpukan sampah yang didominasi oleh berbagai ukuran plastik kresek. Tumpukan ini tingginya sekitar dua meter dan membentang hingga belasan meter.

Tumpukan sampah yang tak tertangani bukan hanya mengganggu secara visual, tetapi juga menimbulkan bau tak sedap yang dapat tercium hingga radius lima meter. Bahkan saat hujan, bau menyengat tersebut tetap dapat tercium.

Menurut Harnanto, seorang warga yang juga memiliki lapak makanan di dekat lokasi, pemandangan di sekitar sudah sangat kotor. Ada banyak sampah menumpuk dan menimbulkan tumpukan yang tidak menyenangkan.

“Sudah hampir tiga hari sejak Jumat Sabtu, tapi belum banyak yang datang. Baru pada Minggu Senin mulai ramai dan sudah banyak barang yang terjual,” ungkapnya saat detikJogja menemuinya di lapaknya.

Harnanto mengungkapkan bahwa orang-orang yang membuang sampah di tempat ini kerap melakukan tindakan mereka pada malam hari hingga dini hari. Sebelum Jumat, ia juga menambahkan bahwa ada petugas yang selalu menyapu daerah tersebut untuk mengumpulkan sampah-sampah tersebut.

Menurut Harnanto, sebagian besar malam adalah saat pencuri mencari kesempatan untuk mencuri. Jadi, sangat penting untuk berhati-hati dan mewaspadai aktivitas di malam hari.

Sebelumnya, daerah ini cukup bersih namun sering diambil oleh orang lain. Kadang-kadang ada yang menggunakan motor roda tiga untuk mengangkut barang jika sedikit.

Ati, seorang pedagang di dekat lokasi tersebut, menyatakan bahwa sebelum tumpukan sampah ini muncul, ada petugas yang menjaga dan melakukan patroli di area tersebut. Namun ia mengkritik pemerintah karena tidak menyelesaikan masalah sampah di Kota Jogja dengan baik.

Dulu lokasi ini dijaga dengan baik, jadi tidak ada sampah yang berserakan. Petugas Linmas dan Satpol PP juga melakukan patroli di pagi hari untuk menjaganya. Menurut Ati, tidak perlu menunggu sesuatu menjadi viral baru ditindakani.

Ketika ditanya mengenai hal tersebut, Kabid Pengelolaan Persampahan Kota Jogja, Ahmad Haryoko menegaskan bahwa timnya secara rutin melakukan pengambilan sampah setiap hari, termasuk di lokasi tersebut. Sampah yang terakumulasi di tempat tersebut juga akan diambil secara berkala agar situasinya tetap terkendali.

“Kami bekerja keras untuk membersihkan setiap hari, meskipun tidak semua kapasitas unit pengolahan dapat segera menghilangkan polusi,” kata Haryoko.